Apa Saja System Pembayaran Melalui Broker Properti?

komunitas sb1m

Topik kita sekarang ialah Apa Saja System Pembayaran Melalui Broker Properti?. Dikala kita mengobrol mengenai bisnis properti, berarti berbicara mengenai aktivitas apa saja yang dilaksanakan tentang properti itu dan siapa saja pelaku yang terlibat di dalamnya. Pelaku langsung dalam bisnis ini yakni pemilik properti, peminat (pembeli) properti, agen properti dan bank (kreditur). Status agen properti dan bank dalam hal ini ialah pihak ketiga yang menolong kelancaran kesibukan properti antara pemilik dan pembeli properti.

Apa Saja System Pembayaran Melalui Broker Properti?

Apa Saja System Pembayaran Melalui Broker Properti?

Ada dua kesibukan pokok dalam bisnis ini yakni: jual beli dan sewa menyewa properti. Kedua-duanya patuh pada ketetapan-ketetapan jual beli dan sewa menyewa. Secara yuridis absensi agen dan bank / kreditur tidak totaliter karena tak selamanya jasa pihak ketiga ini digunakan untuk tiap-tiap transaksi properti, tergantung keadaan dan kondisinya.

Kalau pemilik properti dapat mengerjakan sendiri pelaksanaan penjualan properti mulai dari dasar penghitungan harga, mekanisme pemasarannya, mengurus dokumen-dokumen yang dibutuhkan hingga diplomasi harga dan metode pembayaran dengan calon pembeli, maka jasa agen properti tak dibutuhkannya. Apalagi bila dia berkeinginan menghemat dengan tidak mengalokasikan komisi untuk agen. Melainkan, pemilik maupun pembeli yang sibuk apalagi jaringannya terbatas hampir pasti betul-betul memerlukan jasa pihak ketiga dalam pelaksanaan jual beli properti ini.

Pasukan Synergy

Apa Saja System Pembayaran Melalui Broker Properti?

Kali ini cuma akan dibahas apa saja yang perlu dan pun patut diperhatikan akan adanya agen properti dalam transaksi properti.

Hak agen properti (Exclusive Listing)

Dalam pemasaran properti melalui agen diketahui istilah exclusive listing. Exclusive listing ialah hak yang diberikan pemilik properti terhadap agen properti yang diandalkan untuk menjual propertinya dalam kurun waktu tertentu (umumnya tiga bulan). Melewati exclusive listing ini agen properti memberikan janji yang terang mengenai kurun waktu pemasaran dan komitmen servis yang dikasih terhadap pemilik properti. Dalam kaitan dengan hak ini, agen juga dituntut janjinya antara lain meliputi:

Apa Saja System Pembayaran Melalui Broker Properti?

  1. Menghitung harga yang sepantasnya dengan memandang dan mencatat seluruh keadaan properti sehingga menerima sangkaan harga jual atau sewa.
  2. Membantu pengecekan dokumen dan sertifikat pensupport legalitas properti.
  3. Membikin foto dan mencatat semua data properti untuk keperluan pemasaran dan promosi.
  4. Memberikan info secara teratur bagus secara tertulis atau pun lisan mengenai perkembangan pemasaran properti.
  5. Memberikan kemudahan terhadap calon pembeli yang potensial contohnya dengan memberikan berita mengenai KPR.
  6. Menolong peralatan administrasi dalam transaksi jual-beli/sewa-menyewa di notaris/PPAT.

Pertimbangan-pertimbangan dalam memilih agen properti

Saat ini ada demikian itu banyak agen properti. Ada yang telah sangat profesional dengan jaringan yang luas. Namun, ada pula yang masih amatiran dengan jaringan yang betul-betul terbatas. Penting bagi pemilik properti untuk selektif dalam memilih agen sehingga kerja sama itu bisa saling menguntungkan. Ada sebagian faktor yang perlu menjadi pertimbangan pemilik atau peminat properti dalam menetapkan agen properti, adalah:

Apa Saja System Pembayaran Melalui Broker Properti?

  • Agen properti yang dipilih telah terdaftar dan berlisensi.
  • Mempunyai prestasi yang bagus dalam hal transaksi.
  • Mempunyai jaringan nasional dan internasional sehingga bisa mendapatkan pembeli yang potensial.
  • Kepastian akan dukungan penuh dari kantor agen. Dukungan yang dimaksud berupa kerjasama dengan institusi peraturan, appraisal (tim independen yang memberi skor harga suatu properti yang bekerja sama dengan bank), periklanan, dan bank.
  • Profesionalitas agen. Agen yang dipilih benar-benar adalah agen yang profesional. Setidaknya memahami keperluan dan kemauan pemilik properti.
  • Adanya kenyamanan yang diberikan agen lewat bukti dari prestasi yang telah diraih dan jumlah transaksi yang pernah terjadi.

Apa Saja System Pembayaran Melalui Broker Properti?

Agen yang profesional harus memiliki kemampuan dasar ialah:

  • Mengetahui lingkungan/tempat yang dicari dan dapat menonjolkan berbagai jenis fasilitas yang mungkin dibutuhkan.
  • Mempunyai jalan masuk isu data listing yang up date tiap-tiap harinya.
  • Memiliki pengetahuan dalam mencari properti yang ideal.
  • Ikut menolong penghitungan biaya perbaikan properti yang akan dibeli jikalau properti yang dibeli itu yakni property second.
  • Pengertiannya akan kebutuhan dan kepuasan dalam melakukan transaksi.

Tugas agen properti dalam perjanjian jual beli di hadapan notaris

Tahap terakhir yang seharusnya dilewati dalam transaksi jual-beli properti yakni melaksanakan perjanjian jual beli di hadapan notaris. Pada tahap ini seorang agen diminta untuk membantu kelancaran pengerjaan penandatanganan perjanjian jual beli. Pada ketika melakukan perjanjian jual-beli di hadapan notaris, agen mempunyai tugas dan kewajibannya, antara lain:

Apa Saja System Pembayaran Melalui Broker Properti?

  1. Melakukan penelusuran surat atau dokumen yang dimiliki pemilik. Dia sepatutnya mempertimbangkan apakah ada permasalahan antara pemilik dengan pihak lain atau tak.
  2. Mengkonfirmasi tanggal transaksi serta waktu dan tempat yang tepat dengan notaris.
  3. Membantu terlaksananya transaksi.
  4. Memeriksa perlengkapan dokumen yang diperlukan.
  5. Menentukan variasi pembayaran yang diaplikasikan dan siapa yang membayar tarif transaksi.
  6. Mengecek adanya pemberitahuan notaris mengenai besar biaya yang semestinya dibayar.
  7. Mengecek kuitansi untuk seluruh hal yang sudah dibayar termasuk uang tanda jadi, asuransi dan tarif-tarif lainnya.

Dokumen yang sepatutnya dibawa ke PPAT sebelum transaksi

Supaya tak mengalami kerumitan dan kesulitan dalam penandatangan perjanjian jual-beli di hadapan PPAT/notaris, karenanya baik itu pihak pemilik properti maupun pembeli properti mesti mempersiapkan dokumen yang diperlukan dikala penandatanganan perjanjian jual-beli.

Apa Saja System Pembayaran Melalui Broker Properti?

Dokumen-dokumen yang perlu dipersiapkan hal yang demikian meliputi:

  • Copy KTP suami dan istri bagi yang telah berkeluarga.
  • Copy surat nikah/surat cerai (seandainya telah menikah/bercerai).
  • Akta jual beli asli rumah/tanah terdahulu.
  • IMB orisinil,
  • Akta rumah dan tanah (HGB/SHM) absah.
  • Site plan autentik.
  • Denah rumah orisinil (blue print).
  • Bukti pembayaran dan pelunasan orisinil PBB 5 tahun terakhir.
  • Bukti pembayaran asli 3 bulan terakhir tagihan listrik, telepon, PAM dan bukti pembayaran iuran lingkungan/Warga.
  • Copy kartu keluarga (KK).

Metode pembayaran lewat agen properti

Ada regulasi tersendiri mengenai cara pembelian properti via agen. Melainkan tata tertib-regulasi hal yang demikian tak boleh bertentangan dengan ketentuan-ketetapan aturan yang berlaku. Untuk itu alangkah baiknya pembeli (dan juga penjual) properti mengetahui mekanisme pembelian properti lewat agen. Mekanismeyang pokok dalam pembelian dan pembayaran melewati agen properti meliputi:

Pasukan Synergy

Apa Saja System Pembayaran Melalui Broker Properti?

  1. Booking fee, biasanya 1% dari harga rumah. Maksudnya untuk menghentikan sementara pemasaran rumah kepada calon pembeli lain. Umumnya booking fee dibayar ke nomor rekening kantor agen properti, bukan rekening pribadi agen properti. Pembeli mendapatkan surat keterangan/kuitansi sesudah menjalankan booking fee.
  2. Down payment (DP). DP biasanya 10% dari poin transaksi. Dikala pembayaran DP antara penjual dan pembeli dipertemukan untuk melaksanakan pengikatan jual-beli antara pemilik dan pembeli. Perjanjian pengikatan jual-beli ini biasanya dikerjakan di kantor agen properti. Dalam perjanjian hal yang demikian juga disepakati sistem pelunasannya apakah via KPR atau uang tunai. Selanjutnya transaksi hal yang demikian dikerjakan di hadapan notaris/PPAT sebagai bukti otentik dalam sebuah transaksi jual beli dan secara undang-undang amat kuat sebagai alat bukti.

Demikian informasi berkaitan dengan Apa Saja System Pembayaran Melalui Broker Properti?, semoga post ini membantu kalian. Kami berharap post ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *