Ini Dia Kewenangan Agen Properti dalam Sewa Menyewa

komunitas sb1m

Kali ini kami akan jelaskan terkait dengan Ini Dia Kewenangan Agen Properti dalam Sewa Menyewa. Ketika kita berbincang-bincang mengenai bisnis properti, berarti mengobrol mengenai kegiatan apa saja yang dilaksanakan perihal properti itu dan siapa saja pelaku yang terlibat di dalamnya. Pelaku langsung dalam bisnis ini merupakan pemilik properti, peminat (pembeli) properti, agen properti dan bank (kreditur). Status agen properti dan bank dalam hal ini merupakan pihak ketiga yang membantu kelancaran kesibukan properti antara pemilik dan pembeli properti.

Ini Dia Kewenangan Agen Properti dalam Sewa Menyewa

Ini Dia Kewenangan Agen Properti dalam Sewa Menyewa

Ada dua aktivitas pokok dalam bisnis ini yakni: jual beli dan sewa menyewa properti. Kedua-duanya patuh pada ketetapan-ketetapan jual beli dan sewa menyewa. Secara yuridis kehadiran agen dan bank / kreditur tidak totaliter sebab tak selamanya jasa pihak ketiga ini digunakan untuk setiap transaksi properti, tergantung keadaan dan kondisinya.

Jika pemilik properti dapat mengerjakan sendiri proses penjualan properti mulai dari dasar penghitungan harga, mekanisme pemasarannya, mengurus dokumen-dokumen yang diperlukan sampai negosiasi harga dan sistem pembayaran dengan calon pembeli, maka jasa agen properti tidak diperlukannya. Apalagi jikalau ia berkeinginan menghemat dengan tak mengalokasikan komisi untuk agen. Tapi, pemilik maupun pembeli yang sibuk apalagi jaringannya terbatas hampir pasti sangat memerlukan jasa pihak ketiga dalam proses jual beli properti ini.

Ini Dia Kewenangan Agen Properti dalam Sewa Menyewa

Kali ini cuma akan dibahas apa saja yang perlu dan pun sepatutnya diamati akan adanya agen properti dalam transaksi properti.

Hak agen properti (Exclusive Listing)

Dalam pemasaran properti melalui agen diketahui istilah exclusive listing. Exclusive listing ialah hak yang diberikan pemilik properti kepada agen properti yang dipercaya untuk memasarkan propertinya dalam kurun waktu tertentu (umumnya tiga bulan). Via exclusive listing ini agen properti memberikan janji yang jelas mengenai kurun waktu pemasaran dan komitmen servis yang diberi terhadap pemilik properti. Dalam kaitan dengan hak ini, agen juga dituntut janjinya antara lain mencakup:

Pasukan Synergy

Ini Dia Kewenangan Agen Properti dalam Sewa Menyewa

  1. Menghitung harga yang selayaknya dengan memandang dan mencatat segala keadaan properti sehingga menerima perkiraan harga jual atau sewa.
  2. Menolong pengecekan dokumen dan akta penyokong kesahihan properti.
  3. Membuat foto dan mencatat semua data properti untuk kebutuhan pemasaran dan promosi.
  4. Memberikan informasi secara teratur baik secara tertulis atau malah lisan mengenai perkembangan pemasaran properti.
  5. Memberikan kemudahan terhadap calon pembeli yang potensial contohnya dengan memberikan info mengenai KPR.
  6. Membantu kelengkapan administrasi dalam transaksi jual-beli/sewa-menyewa di notaris/PPAT.

Pertimbangan-pertimbangan dalam memilih agen properti

Dikala ini ada begitu banyak agen properti. Ada yang sudah sungguh-sungguh profesional dengan jaringan yang luas. Tetapi, ada pula yang masih amatiran dengan jaringan yang benar-benar terbatas. Penting bagi pemilik properti untuk selektif dalam memilih agen sehingga kerja sama itu bisa saling menguntungkan. Ada beberapa elemen yang perlu menjadi pertimbangan pemilik atau peminat properti dalam mempertimbangkan agen properti, yaitu:

Ini Dia Kewenangan Agen Properti dalam Sewa Menyewa

  • Agen properti yang dipilih sudah teregistrasi dan berlisensi.
  • Mempunyai prestasi yang baik dalam hal transaksi.
  • Memiliki jaringan nasional dan internasional sehingga bisa mendapatkan pembeli yang potensial.
  • Kepastian akan dukungan penuh dari kantor agen. Dukungan yang dimaksud berupa kerjasama dengan institusi regulasi, appraisal (regu independen yang memberi skor harga suatu properti yang berprofesi sama dengan bank), periklanan, dan bank.
  • Profesionalitas agen. Agen yang dipilih benar-benar ialah agen yang profesional. Setidaknya memahami keperluan dan kemauan pemilik properti.
  • Adanya kenyamanan yang diberikan agen melewati bukti dari prestasi yang telah diraih dan jumlah transaksi yang pernah terjadi.

Ini Dia Kewenangan Agen Properti dalam Sewa Menyewa

Agen yang profesional harus memiliki kemampuan dasar yaitu:

  • Mengetahui lingkungan/tempat yang dicari dan bisa memperlihatkan berjenis-jenis ragam fasilitas yang mungkin dibutuhkan.
  • Memiliki jalan masuk isu data listing yang up date tiap-tiap harinya.
  • Memiliki pengetahuan dalam mencari properti yang tepat.
  • Turut menolong penghitungan biaya perbaikan properti yang akan dibeli jika properti yang dibeli itu merupakan property second.
  • Pengertiannya akan keperluan dan kepuasan dalam melakukan transaksi.

Tugas agen properti dalam perjanjian jual beli di hadapan notaris

Tahap terakhir yang mesti dilewati dalam transaksi jual-beli properti adalah menjalankan perjanjian jual beli di hadapan notaris. Pada tahap ini seorang agen diminta untuk menolong kelancaran progres penandatanganan perjanjian jual beli. Pada saat melaksanakan perjanjian jual-beli di hadapan notaris, agen mempunyai tugas dan keharusannya, antara lain:

Ini Dia Kewenangan Agen Properti dalam Sewa Menyewa

Pasukan Synergy
  1. Melakukan penelusuran surat atau dokumen yang dimiliki pemilik. Ia patut memastikan apakah ada persoalan antara pemilik dengan pihak lain atau tak.
  2. Mengkonfirmasi tanggal transaksi serta waktu dan tempat yang tepat dengan notaris.
  3. Menolong terlaksananya transaksi.
  4. Memeriksa peralatan dokumen yang diperlukan.
  5. Memutuskan tipe pembayaran yang diterapkan dan siapa yang membayar tarif transaksi.
  6. Mengecek adanya pemberitahuan notaris mengenai besar biaya yang sepatutnya dibayar.
  7. Mengecek kuitansi untuk segala hal yang sudah dibayar termasuk uang petunjuk jadi, asuransi dan biaya-tarif lainnya.

Dokumen yang seharusnya dibawa ke PPAT sebelum transaksi

Agar tidak mengalami kerumitan dan kesulitan dalam penandatangan perjanjian jual-beli di hadapan PPAT/notaris, karenanya bagus itu pihak pemilik properti maupun pembeli properti seharusnya mempersiapkan dokumen yang diperlukan saat penandatanganan perjanjian jual-beli.

Ini Dia Kewenangan Agen Properti dalam Sewa Menyewa

Dokumen-dokumen yang perlu dipersiapkan hal yang demikian mencakup:

  • Copy KTP suami dan istri bagi yang sudah berkeluarga.
  • Copy surat nikah/surat cerai (seandainya sudah menikah/bercerai).
  • Akta jual beli absah rumah/tanah terdahulu.
  • IMB absah,
  • Sertifikat rumah dan tanah (HGB/SHM) autentik.
  • Site plan autentik.
  • Denah rumah orisinil (blue print).
  • Bukti pembayaran dan pelunasan orisinil PBB 5 tahun terakhir.
  • Bukti pembayaran asli 3 bulan terakhir tagihan listrik, telepon, PAM dan bukti pembayaran iuran lingkungan/Warga.
  • Copy kartu keluarga (KK).

Cara pembayaran via agen properti

Ada undang-undang tersendiri mengenai cara pembelian properti via agen. Namun regulasi-aturan hal yang demikian tidak boleh bertentangan dengan ketetapan-ketetapan hukum yang berlaku. Untuk itu alangkah baiknya pembeli (dan juga penjual) properti mengetahui mekanisme pembelian properti lewat agen. Mekanismeyang pokok dalam pembelian dan pembayaran lewat agen properti meliputi:

Ini Dia Kewenangan Agen Properti dalam Sewa Menyewa

  1. Booking fee, biasanya 1% dari harga rumah. Maksudnya untuk menghentikan sementara pemasaran rumah terhadap calon pembeli lain. Umumnya booking fee dibayar ke nomor rekening kantor agen properti, bukan rekening pribadi agen properti. Pembeli memperoleh surat keterangan/kuitansi setelah melakukan booking fee.
  2. Down payment (DP). DP lazimnya 10% dari poin transaksi. Saat pembayaran DP antara penjual dan pembeli dipertemukan untuk menjalankan pengikatan jual-beli antara pemilik dan pembeli. Perjanjian pengikatan jual-beli ini biasanya dijalankan di kantor agen properti. Dalam perjanjian hal yang demikian juga disepakati cara pelunasannya apakah lewat KPR atau uang tunai. Selanjutnya transaksi tersebut dilakukan di hadapan notaris/PPAT sebagai bukti otentik dalam sebuah transaksi jual beli dan secara undang-undang sangat kuat sebagai alat bukti.

Demikian info seputar Ini Dia Kewenangan Agen Properti dalam Sewa Menyewa, kami harap artikel kali ini bermanfaat buat Anda. Kami berharap postingan ini dibagikan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *